Cari Blog Ini

Sabtu, 18 Mei 2013

kode etik tarajumah

kitab tarajumah Syaikh Haji Ahmad Rifa’i mempunyuai tanda – tanda khusus (ciri khas) dari kitab tarajumah yang lainya. Berikut Kode etik atau tanda itu dapat diketahui : 1) Kitab-kitab pokok yang menjadi rujukan para santri 2) Kitabnya bernadzam, menggunakan akhiran yang samadisetiap 4 baris. Dan setiap satu halaman ada 22 baris dan ada yang 26 baris. Khusus untuk yang tanbih ada 34 baris dan 36 baris. Pada kitab yang tidak bernadzam ada 11 baris dan ada yang 13 baris panjang. 3) Pada Kata pengantar kitab selalu disebetkan nama kitab,bentuk susunan,hukum yang dibahas,madzhab yang dianut,nama pengarang dan aliran yang dianut. Kata pengantar diawali dengan tulisan tanbihun artinya peringatan,dengan tinta merah. Bentuk dan susunan kalimat dibuat segitiga (kerucut),suatu ciri khas yang diciptakan dan dilestarikan oleh para ulama salaf. 4) Dalam iftitahul Kitab atau pendahuluan kitab tertulis,lafad Bismillah,Alhamdulillah,dan sholawat atas rosulillah SAW serta Amma ba’du. 5) Pada ikhtitam kitab tertulis kalimat Tammat,hari tanggal,bulan dan tahun hijriyah.serta sebelumnya tertulis kalimat waallahu’alam wabillahitaufiq, terakhir sekali ditulis hamdallah dan sholawat atas Rosulillah SAW serta anak keluarganya. 6) Semua awalan nadzam dalam 4 baris sekali memakai tulisan merah, dan seterusnya dengan tulisan hitam, kecuali hal-hal yang dianggap penting. Dalil - dalil Alqur’an .al hadits dan Aqwalul Ulama juga dengan tulisan merah,kecuali tafsir atau syarahnya. Dimaksudkan untuk memudahkan para pembaca dalam menghindarkan kemungkinan tersentuhnya tulisan Alqur’an oleh orang yang berhadas, karena mengakibatkan ia berdosa. 7) Selain itu tulisan merah dimaksudkan untuk ikut melestarikan karya seni tulis yang sebelumnya telah banyak para ahli yang menulis dengan tulisan merah hitam. 8 ) Juga pada Alqur’an cetakan Alma’arif Bandung 1957 yang telah mendapat ijin cetakdari menteri Agama RI diJakarta No.D-10/q.1 tertanggal 18 November 1957 ialah H.M. Ilyas. Disana lafadz: Walyatalatof tertulis merah. Alqur’an Darul Fikri Bairut tahun 1983 atau 1403 H beredar di Indonesia ada 2000kalimat atau lafadz lebih, yang tertulis dengan merah terutama lafadz Allah dan sebagainya. Maka dengan demikian tulisan merah masih sangat relevan dengan dengan keadaan sekarang. 9) Memang benar, bahwa kitab tarajumah itu berbahasa jawa, akan tetapi susunan kalimat yang berasal dari bahasa Arab tidak berubah seperti kalimat Tanbihun 10) Dalam mencari bab,fasal atau masalah dapat diketahui dengan korasan tyidak dengan shahifah atau halaman atau pagina. Setiap 1 koras terdiri sari 10 halaman. Bab demi bab, pasal demi pasal, masalah demi masalah dapat diketahui pada catatan tapi atau margin halaman 11) Pada setiap 1 pembahasan ilmu dalam kitab tarajumah biasanya memulai kalimat Baabun artinya inilah bab, Fashlun inilah pasal ,tanbihun peringatan atau Far’un cabang atau Fa’idatun suatu faidah dan pada kalimat tekanan memakai I’llam ketahuilah! Kalimat istilah itu biasa digunakan oleh para ulama pengarang kitab kuning yang diajarkan di pesantren di indonesia. 12) Dalam pengantar firman Allah menggunakan kalimah inilah dalil qur’an ,…Qolallahuta’ala Azawajalla dan dalam Ulama memakai kalam Ulama memakai kalimah: Qoolal ‘Ulamau Rohimahumullahu dan dalam hadist memakai kalimah : Qoola Nabiyyu atau Wafil Khobri atau Ikilah Hadist Nabi. Rawi-rawi hadist tidak disebutkan namanya. Hal ini sebagai tradisi yang dilakukan Ulama Salaf, dan sebagian Ulama Khalaf. 13) Jilidan kitab ukuran saku untuk Nadzam Minwaril Himmah,Nadzam Arja dan jam’ul Masail kecil dan ukuran 17 X 21 cm,18 X 22 cm atau lebih besar, dengan kulit sampul depan belakang warna hitam . jilid paling besar berisi 15 koras atau 300 halaman termasuk halaman lampiran kosong 4 atu 6 lembar, masing – masing 3 lembar atau 6 halaman didepan dan belakang atau 4 halaman didepan dan 4 halaman dibelakang, paling kecil 1 koras. 14) Dengan tulisan tangan, alat tulis memakai kalam atau lainnya yang dapat digunakan menulis tipis tebal, dan sejak tahun 1960-an baru sebagian ada yang dicetak, yaitu setelah mendapat pengesahan dari Direktorat Pendidikan Agama Pusat di jakarta tahun 1967.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ccc



Label: blogger