Cari Blog Ini

Rabu, 26 Juni 2013

kepahlawanan,keulama'an

Allahumma ainna ala zikrika, wasyukrika, wahusni ibadatik. Tidak ada kata terlambat untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt. yang telah menjadikan K.H. Ahmad Rifa’i pahlawan nasional. Alhamdulillah wa syukru lillah. Bahkan, rasa syukur itu perlu senantiasa diperbarui. Ini berkat kegigihan yang kompak dari para pengurus dan seluruh warga Rifa’iyah di, dukungan semua pihak, termasuk juga kebaikan Pemerintahan/Presiden SBY dalam pengajuan gelar kepahlawanannya dan tentu saja karena kelayakan K.H. Ahmad Rifa’i sendiri untuk mendapatkan gelar tersebut. Seperti telah kita ketahui bersama, atas jasa-jasanya yang agung, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 089/TK/Tahun 2004 K.H. Ahmadi Rifa’i secara resmi telah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Kini sedikitnya dua buku kepahlawanan dan satu buku keulamaan yang mencantumkan nama beliau di dalamnya. Dua buku kepahlawanan secara berturut-turut sebagai berikut. Pertama, Ensiklopedia Pahlawan Nasional (2007) suntingan Arief Gunarso, yang diterbitkan oleh Penerbit Tandabaca, Jakarta. Kedua, Ensiklopedi Pahlawan Indonesia (2007) tulisan Johayati, dkk. yang diterbitkan oleh Scientific Press, Batam. Adapun buku keulaman yang memuat nama beliau adalah Ensiklopedi Ulama Nusantara: Riwayat, Karya, dan Sejarah Perjuangan 157 Ulama Nusantara (2010) tulisan H.M. Bibit Suprapto dengan pengantar Azyumardi Azra yang diterbitkan oleh Gelegar Media Indonesia, Jakarta. Harapan saya, buku-buku tersebut dapat dijadikan pemerlengkap referensi mata pelajaran Pendidikan Kerifa’iyahan di sekolah-sekolah Rifa’iyah. Dengan demikian, para peserta didik Rifa’iyah makin cinta kepada guru sejatinya untuk selanjutnya dapat mencontoh kegigihan perjuangan pahlawan dan ulama besar tersebut.

3 komentar:

ccc



Label: blogger